Storyline by Ayuu
Life - Prompt | G | Drabble
Summary: Wahai Alice-ku yang manis, mengapa engkau menangis?
Angin musim dingin mulai berhembus. Di rumah tua itu, sesosok perempuan terpaku. Ia duduk dengan menekuk lututnya hingga dada. Pandangannya kosong, seakan ia sudah tak lagi bernyawa. Angin yang masuk melalui jendela yang terbuka itu menerpa kulitnya, membuatnya bergidik. Namun, ia tak beranjak sedikitpun.
Wajah cantiknya tak luput dari kesedihan. Tiba - tiba, setetes air mata jatuh dari kelopak matanya. Ia enggan menghapusnya. Dan, air mata lainnya bercucuran.
Wahai Alice-ku yang manis, mengapa engkau menangis?
Apa kau merasa kesepian dengan hidupmu yang sekarang? Apa kau takut? Bukankah semua ini adalah perbuatanmu sendiri?
Kaulah yang pergi meninggalkan keluargamu demi kesenanganmu yang sesaat. Kau bahkan tidak peduli ketika Ibumu memanggil namamu untuk tetap tinggal. Kau pergi menghabiskan waktumu demi teman - teman "sejatimu". Dimana mereka? Apakah mereka meninggalkanmu?
Janganlah bersedih, Alice. Ini pilihanmu. Semua ini keputusanmu. Kau tak layak untuk menangis. Sepertinya kau lupa, bahwa ada aku yang mendampingimu di setiap detikmu. Walau kau tak bisa memandangku kembali.
Aku Adham, kakak tersayangmu yang sudah pergi.

No comments:
Post a Comment